Tips Sukses Membangun Usaha (2)

Sebelum anda berpikir untuk sukses, ingatlah. Peluang gagal lebih besar. Banyak wirausaha yang jatuh dan akhirnya tidak bangkit. Apa tips agar bisa sukses membangun usaha?

Ada yang jatuh beberapa kali, akhirnya menyerah. Yang ulet, tetap semangat berjuang terus. Gagal berkali kali namun bangkit  terus. Akhirnya usaha berhasil.

Bagaimana sih ciri ciri usaha disebut berhasil? Pertama adalah pemiliknya puas. Dia senang akan keadaan dan perkembangan usahanya.

Namun pemilik tidak boleh puas diri. Tidak ada zona nyaman dalam usaha. Selalu ada tantangan baru saat mengurus usaha.

Memiliki usaha harus lincah. Pemilik mesti selalu siap akan perkembangan dan perubahan zaman. Tidak ada yang pasti dalam dunia ini.

Sebelumnya, kita sudah belajar tentang enam tips untuk sukses membangun usaha. Sekarang kita akan membahas kelanjutannya.

Tips sukses membangun usaha (2)

  • Model bisnis yang jelas.

Ketika mau masuk dalam usaha, persiapkan model bisnis yang jelas. Ada yang memilih berjualan langsung, ada yang online menggunakan media sosial dan aplikasi marketplace yang tersedia dalam banyak pilihan.

Cari tahu informasi tentang bisnis sejenis yang telah ada. Saudara bisa mempelajarinya. Amati, sesuaikan dengan keadaan saudara, kemudian jalankan.

  • Berpikir kreatif.

Banyak usaha yang sejenis tumbuh di sekitar kita. Mengapa ada yang berhasil, namun toko sebelah bisa gagal. Apa yang salah?

Wirausaha perlu mengetahui apa kelebihan dan kekurangannya. Cari tahu juga keadaan pesaing kita. Beri ide ide segar dan berbeda namun memberi solusi atas kebutuhan.

Persaingan menantang pemilik usaha untuk berpikir kreatif.

ide-ide kreatif dapat muncul dalam suasana ruangan kerja yang nyaman
  • Fokus

Bila masuk ke dalam suatu usaha. Kerjakan dengan serius dan sungguh sungguh. Perjuangkan terus.

Hambatan ada untuk dipecahkan. Masalah muncul untuk diselesaikan. Pemilik usaha perlu fokus pada ide usahanya.

Jangan tergesa gesa untuk mundur bila masih rugi atau masuk ke bidang usaha lain. Perkuat dulu usaha awal yang dibangun sebelum melangkah ke bidang lain.

  • Modal

Semua usaha butuh modal. Bisa uang tunai, keahlian, bahan baku, peralatan, dll. Saat memilih untuk masuk dalam satu usaha. Pikirkan sumber modalnya dan persiapkan.

Usaha semakin besar, tentu modal dibutuhkan semakin besar. Ini juga poin 2 yang saya sebutkan diatas. Pemilik usaha harus kreatif dalam mencukupkan kebutuhan modal.

Tidak ada modal yang cukup  untuk semua  jenis usaha. Ketika usaha maju, kebutuhan modal meningkat. Pemilik usaha harus pintar mengalokasikan modalnya.

  • Pemisahan  

Bila saudara melangkah dalam usaha, pisahkan keuangan pribadi dan usaha. Jangan sampai tercampur.

Bilamana masih tercampur, buatlah catatan.

Membangun usaha juga berarti memisahkan sebagian harta pribadi untuk menjadi modal usaha. Maka catatannya terpisah.

Banyak kisah, pemilik usaha kehabisan modal. Setelah ditelusuri ternyata, modal habis dipakai buat kebutuhan keluarga.

Keuntungan usaha pun harus dipisahkan untuk pengembangan usaha. Jangan dipakai dan dihabiskan semuanya. Usaha masih butuh dikembangkan dan pasti butuh tambahan modal.

  • Relasi dan jaringan

Pemilik usaha perlu membangun relasi dan jaringan sebanyak mungkin. Ingat pesan-pesan orang tua dulu. Rajin rajin silaturahmi.

Silaturahmi menambah umur. Ini juga menambah rejeki.

Masuk dalam komunitas pedagang, profesi, atau komunitas usaha sejenis. Mungkin kita akan mendapat ide ide baru.

Dalam komunitas juga timbul relasi sosial untuk saling tolong menolong. Jangan khawatir ide dicuri.

Ada juga rekan dalam komunitas yang menjadi parasit. Aktif di dalam untuk meminta, bukan memberi. Tidak usaha pusing dengan pribadi seperti ini. Selalu ada hal baik yang bisa didapat dalam suatu kelompok.

Dalam topik ini, kita mendapat enam tambahan tips lanjutan ketika memulai dan menjalankan usaha. Rejeki itu dari Yang Maha Kuasa. Kita melakukan bagian di bumi.

Tidak ada yang sempurna dari sebuah rencana. Tapi kalau kita tidak membuat rencana, usaha kita tidak akan beraturan.

Tidak ada salahnya berdoa dan terus belajar. Seperti petuah dari pendahulu kita. Selamat melangkah. Maju terus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *