Bisnis yang Gagal

Hasil survey yang dikeluarkan pada Juni 2012 oleh Small Business Association menyatakan sekitar dua pertiga dari bisnis dengan karyawan bertahan setidaknya dua tahun. Artinya sepertiganya menjadi bisnis yang gagal.

Survey tersebut juga menjelaskan bahwa setengah dari yang bertahan dalam dua tahun pertama tersebut akan bertahan setidaknya dalam lima tahun. Kemudian dua pertiganya bertahan sampai 10 tahun dan hanya 25 persen yang berhasil bertahan hingga 15 tahun ke atas.

Survey tersebut setidaknya menjelaskan bahwa potensi bisnis untuk gagal lebih tinggi daripada yang berhasil. Tapi seseorang yang merencanakan, memutuskan, dan melangkah menjadi pebisnis mesti bersiap untuk konsekuensi yang akan dihadapi.

https://www.sba.gov/sites/default/files/Business-Survival.pdf

Tidak ada masa depan yang pasti. Semua pebisnis menghadapi ketidakpastian. Apa yang berhasil saat ini, belum tentu berhasil di masa depan. Nokia dulu hebat, melebihi Apple. Sekarang merk Nokia sudah banyak dilupakan orang. Bisnis yang gagal dapat terjadi karena bisnis tersebut sudah usang atau pemilik yang terlambat menyadari perkembangan zaman.

Bisnis yang gagal

Kita bisa belajar dari kegagalan pebisnis dan perusahaan yang ada agar dapat mempertahankan bisnis dan menjadi perusahaan yang terus hidup. Bukan bisnis yang gagal. Apa saja kesalahan-kesalahan tersebut :

  1. Keuangan yang tercampur
    Banyak pebisnis yang merintis dari bawah dengan modal seadanya. Kehidupannya tergantung dari hasil usaha yang dikelola. Pemilik bisnis seperti ini jarang memiliki catatan keuangan yang rapi. Kemudian, pemilik usaha mengambil uang sesuka hati tanpa penganggaran yang tepat. Ketika bisnis mendapat peluang, modal tidak cukup karena sudah dipakai pemilik. Saat badai datang, pebisnis tidak siap karena tidak memiliki cadangan keuangan yang cukup.
  2. Harga jual terlalu murah
    Beberapa orang yang masuk dalam bisnis menjual barang dengan harga murah. Targetnya adalah agar usahanya dikenal orang. Kemudian menarik pelanggan dari penjual lain dan menjadi pelanggannya. Dalam jangka panjang, cara ini belum tepat dan kadang merugikan pemilik usaha. Biaya operasional bisa saja semakin besar yang tidak diiringi dengan peningkatan laba dari penjualan barang dagangan. Strategi harga murah tidak selalu tepat dilakukan. Pebisnis perlu mempelajari target pasar, jenis barang dan atau jasa yang dijual dan strategi marketing bisnisnya.
  3. Mudah patah semangat
    Ketika memilik memiliki bisnis, anda harus siap menghadapi kondisi ketidakpastian. Bila sebelumnya anda bekerja dan mendapatkan penghasilan rutin setiap bulan, di bisnis belum tentu. Akan selalu ada goncangan dalam bisnis dari internal maupun eksternal. Pebisnis yang mudah patah semangat akan mudah untuk mundur dan menyerah. Tidak ada rumus pasti kapan bisnis yang dibangun akan sukses dan stabil.
  4. Ingin kaya dan berhasil instan
    Semua bisnis yang bertahan bahkan besar saat ini adalah suatu proses perjalanan panjang para pemiliknya beserta seluruh pihak pihak yang terlibat. Tidak ada kesuksesan dalam semalam. Menjadi bisnis harus iklas akan proses waktu. Anda boleh berharap kaya dan berhasil, namun Anda mesti siap diproses dalam setiap perjalanan bisnis. Pebisnis perlu menyiapkan stok kesabaran dan memiliki ketekunan dan daya tahan dalam membangun dan membesarkan bisnis.

Bisnis yang telah direncanakan dan dipersiapkan dengan baik pun dapat gagal. Maka siapapun yang melangkah dalam bisnis, siapkan mental anda. Lakukan dengan setia. Nikmati prosesnya. Semoga anda sukses dalam berbisnis.

Tips Sukses Membangun Bisnis (4)

Apakah Saudara sudah merasa cukup membaca tiga tulisan tentang tips sukses membangun bisnis sebelumnya? Berapa poin yang Saudara sudah mengerti dan lakukan dalam bisnis. Masih banyak hal penting yang perlu diketahui oleh pemilik bisnis.

Kita akan membahas langkah-langkah agar bisnis yang dijalankan selama ini semakin untung. Penjualan meningkat, biaya dan pengeluaran terjaga. Keuntungan bisnis pun bertambah sehingga memberi ruang bagi pemilik untuk ekspansi dan menikmati hasil bisnisnya.

Seorang pemilik bisnis perlu mempertahankan semangatnya. Visi, misi, dan target dalam usaha perlu dicamkan terus-menerus. Anggota tim akan semakin semangat ketika pendiri bisnis selalu membakar semangat dan mendorong semua untuk maju dan berprestasi. Memberikan yang terbaik sesuai bagian tanggung jawab masing masing.

Berikut ini akan disampaikan beberapa tips sukses untuk membangun bisnis dan bertumbuh semakin besar:

  1. Konsistensi
    Konsistensi merupakan suatu usaha yang dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan untuk memperoleh target dan bisa tiba pada tujuan akhir yang diharapkan. Pemilik bisnis perlu memiliki konsistensi untuk hal-hal internal dalam perusahaan maupun hal-hal eksternal.

Konsistensi ke dalam contohnya yaitu mempertahankan kualitas produk, kecepatan produksi, keramahtamahan karyawan dalam melayani tamu. Konsistensi ke luar dapat berupa layanan keluhan pelanggan, komunikasi dengan konsumen, hubungan dengan pemerintah dan masyarakat sekitar. Pengusaha perlu senantiasa memonitor operasiona dan aktivitas usahanya.

  1. Jangan menyerah
    Pemilik bisnis berusaha terus menerus menjual. Apapun tantangan, hambatan, termasuk kegagalan. Jangan pernah menyerah. Hampir semua pengusaha besar pernah gagal. Bisnis tidak selamanya indah.

Seperti saat ini, wabah covid 19 yang melambatkan perekonomian lokal sampai internasional. Pebisnis perlu beradaptasi akan suasana tidak menentu dalam perekonomian yang langsung tidak langsung mempengaruhi usaha nya. Tips sukses pebisnis adalah tetap berusaha dan berjualan dalam keadaan apapun.

  1. Layanan Pelanggan
    Bayangkan bila kita menjadi pembeli suatu produk yang berulang-ulang di satu toko atau tempat. Pada satu kejadian, saudara dikecewakan karena produk yang tidak sesuai. Kita mengeluh namun perusahaan atau penanggung jawab toko tidak meresponi keluhan kita.

Pemilik bisnis harus bersiap melayani pelanggan khususnya ketika mereka kecewa atau tidak puas akan pelayanan tim kita. Perusahaan perlu memberi kesan positif agar mereka menjadi pelanggan setia.

  1. Kembangkan pemasaran
    Pemasaran yang efektif adalah yang menumbuhkan penjualan produk. Maka pemilik bisnis perlu senantiasa mengembangkan metode dan variasi pemasaran.

Gunakan media periklanan gratis dan berbayar baik online maupun offline agar usaha kita semakin diketahui dan dikenal target konsumen.

  1. Efisiensi biaya
    Keuntungan perusahaan dapat bertambah bila dipenuhi dua syarat. Pertama adalah penjualan meningkat dan atau kedua biaya berkurang.

Maka pemilik bisnis juga perlu mencermati komponen biaya dalam perusahaan. Gunting biaya yang tidak perlu, potong pengeluaran yang berlebihan, dan gunakan sumber daya perusahaan dengan optimal.

  1. Hiduplah seimbang
    Pemilik bisnis perlu menjaga keseimbangan kehidupan pribadi. Baik dalam berusaha maupun kegiatan pribadi lainnya. Banyak pengusaha yang kehilangan Kesehatan fisik maupun jiwa karena terlalu memaksa dirinya dalam usaha.
hidup yang seimbang dengan memberi waktu-waktu untuk kehidupan pribadi

Ambil waktu dan hari tuk beristirahat lebih. Pergilah berlibur. Datanglah beribadah sesuai kepercayaan. Bercengkramalah dengan keluarga, sahabat. Perhatikan orang-orang yang kesusahan. Roh, jiwa, tubuh manusia perlu penyegaran.

Ini adalah tulisan keempat dan terakhir tentang tips sukses membangun bisnis. Kita telah belajar 23 (dua puluh tiga) hal tips yang diperlukan agar sukses dalam membangun bisnis.

Dalam setiap tingkatan usaha ada peluang, kesempatan, juga tantangan. Membangun bisnis berbeda dengan mempertahankan bisnis. Bila saudara sudah memiliki bisnis yang berjalan, pertahankan sekaligus kembangkan.

Ada pebisnis yang sibuk mengembangkan usahanya tetapi lupa mempertahankannya, dan akhirnya gagal atau menurun. Tulisan berikutnya, kita akan belajar tentang tips mempertahankan bisnis. Sukses Bersama kita semua.

Tips Sukses Membangun Bisnis (3)

Kita sudah membahas dua kali tentang tips sukses membangun bisnis. Ada 12 poin yang bisa kita pelajari dan renungkan.
Pada kesempatan ini, kita akan melanjutkan. Agar bisnis yang didirikan bisa sukses, maka perlu dikelola dengan baik.

Daftar Isi :

  1. Apa yang pemilik bisnis butuhkan.
  2. Tips sukses membangun bisnis
  3. Kesimpulan

Apa yang Pemilik Bisnis Butuhkan

Membangun bisnis itu butuh konsistensi dan fleksibilitas. Kehidupan dinamis. Pasar pun dinamis. Tidak ada yang baku dalam memenuhi kebutuhan konsumen.
Tips sukses ini juga perlu agar pemilik bisnis bisa memonitor perkembangan usahanya. Pebisnis memerlukan keterampilan perencanaan. Dia juga belajar dan mempraktekkan pengelolaan organisasi tim yang baik.

Banyak orang membangun bisnis dengan sederhana. Jangan dibuat ribet, katanya.
Ada yang berpikir dengan cukup menyalakan komputer atau mengoperasikannya. Semua tersedia di internet.
Tidak beberapa lama, pikiran mentok. Akhirnya menemukan bahwa menghasilkan uang dalam bisnis jauh lebih sulit daripada yang mereka pikirkan.
Pemilik dapat melakukan tips sederhana ini agar sukses dalam membangun bisnis. Yaitu meluangkan waktu. Rencanakan semua langkah yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan.

Ilustrasi tips sukses membangun bisnis

Tips Sukses Membangun Bisnis (3)

  1. Terorganisir
    Pemilik bisnis harus bisa diatur. Dia juga bisa mengatur.
    Tim dan sistem dalam organisasi akan membantu pemilik bisnis. Mereka menyelesaikan tugas dan tetap bekerja sesuai kesepakatan dan aturan kerja.
    Salah satu langkah yang baik untuk melakukan ini adalah dengan membuat daftar tugas setiap hari. Ada urutan pekerjaan dan kegiatan yang harus dilakukan.
    Saat Saudara atau anggota tim menyelesaikan salah satu tugas, periksa daftar dan berikan tanda. Hal ini untuk memastikan bahwa tim tidak melupakan apa pun. Semua bekerja menyelesaikan semua tugas yang penting. Dan bisnis Saudara tetap terjaga dan bisa bertumbuh.
  2. Analisa persaingan
    Setiap bisnis pasti memiliki persaingan. Bisnis yang baru muncul pun akan segera kedatangan kompetitor. Persaingan bisnis akan menciptakan hasil yang terbaik. Yang kuat, kreatif, inovatif akan bertahan dan menjadi lebih unggul. Yang lemah dan lambat akan jatuh dan menghilang.
    Untuk menjadi sukses, pelajari banyak hal. Pemilik bisnis tidak perlu takut untuk belajar. Termasuk belajar dari pesaing Anda.
    Bagaimanapun, mereka mungkin memiliki cara berbeda yang lebih baik. Pesaing bisa melakukan sesuatu yang benar dan berbeda dengan cara kita. Langkah itu mungkin dapat diterapkan dalam bisnis. Mungkin itu akan membuat penjualan meningkat dan menghasilkan lebih banyak uang.
  3. Memahami risiko dan imbalan
    Risiko pasti akan selalu ada. Pemilik bisnis perlu mengambil risiko yang diperhitungkan untuk membantu bisnis Anda tumbuh.
    Pertanyaan yang bagus untuk direnungkan adalah “Apa kerugiannya?” Jika Anda dapat menguraikan jawaban atas pertanyaan ini, maka Anda tahu apa skenario terburuknya.
    Adanya risiko ini membuat pemilik akan membuat mitigasi risiko. Ada juga yang membuat rencana darurat (emergency plan). Sekarang, pemilik bisnis perlu untuk membuat rencana keluar atau sering disebut dengan istilah “exit plan” ketika keadaan memburuk.
    Pengetahuan ini akan memungkinkan pebisnis untuk mengambil jenis risiko yang diperhitungkan yang dapat menghasilkan imbalan .
  4. Bersiaplah untuk berkorban
    Membangun usaha itu perlu proses. Pemilik bisnis perlu berkorban dan lebih banyak berkorban di awal awal.
    Yang dibutuhkan untuk memulai bisnis adalah kerja keras. Setelah Anda membuka pintu atau melangkah, pekerjaan Anda baru saja dimulai.
    Dalam banyak kasus, Pemilik bisnis harus meluangkan waktu lebih banyak daripada bila Ia bekerja untuk orang lain. Sering pemilik bisnis menghabiskan lebih sedikit waktu dengan keluarga dan teman.
    Membangun bisnis itu perlu pengorbanan. Lingkaran sekeliling anda perlu menyadari dan memakluminya.
  5. Memberikan Layanan yang lebih baik
    Banyak bisnis yang berkembang karena reputasi pelayanannya. Namun, ada juga bisnis sukses yang lupa bahwa menyediakan layanan pelanggan yang hebat itu penting.
    Semakin banyak pesaing bisnis, maka pelayanan kita harus semakin lebih baik . Pameo “pembeli adalah raja” perlu diingat oleh pemilik bisnis dan seluruh anggota tim. Buatlah perbedaan yang positif dibanding pesaing kita.
    Jika pebisnis memberikan layanan yang lebih baik untuk pelanggan, mereka akan lebih cenderung datang kepada perusahaan tersebut saat mereka membutuhkan sesuatu daripada pergi ke pesaing. Tips sukses yang sederhana adalah pemilik bisnis perlu memelihara pelanggan-pelanggan yang setia.

KESIMPULAN

Diatas sudah dibahas lima (5) poin penting tips sukses membangun penting. Semuanya penting dan saling melengkapi.
Pemilik dan anggota tim senantiasa belajar dan menerapkannya. Sukses bersama kita semua.

Tips Sukses Membangun Bisnis (1)

Tidak ada cara cepat untuk berhasil. semua membutuhkan proses. maka perlu mengetahui dan belajar tips sukses membangun bisnis.

Semua orang ingin sukses dalam bisnis. Semua wirausaha ingin untung. Agar untung, ada hitung-hitungannya.

Tapi kita perlu tahu. Peluang gagal lebih tinggi daripada berhasil.

Pengusaha sukses pun pernah gagal. Gagal karena rugi atau gagal karena ditipu.

Gagal bisa muncul dari pemasukan yang kecil. Ada yang terjadi karena pembengkakan biaya. Ada yang uangnya dibawa kabur mitra atau karyawan.

Begitu banyak lika-liku dalam bisnis. Banyak jalan terjal. Katanya sih gampang. Setelah dicoba, ternyata susah. Ada yang repot. Bahkan sampai sakit mengurus usaha.

Banyak orang yang gagal di tengah jalan. Ada yang mundur dan ada yang maju terus.

Pengusaha terkaya pun pernah gagal. Investor pun pernah rugi. Tidak ada yang menjamin setiap bisnis pasti untung.

Banyak yang bolak-balik gagal dalam bisnis. Sudah mencoba berbagai macam usaha. Tapi dia tetap gagal.

Jadi kalau kita tahu peluang gagal lebih tinggi. Apakah kita mundur saja untuk membangun bisnis?

Berikut beberapa tips sukses membangun bisnis:

  • Mulailah dengan berdoa.

Setiap langkah kita, mulailah dengan doa. Ini memberi kita kekuatan untuk melangkah.

Doa membuat kita lebih tenang. Kita menjadi lebih dekat dan mengerti kehendak Yang Maha Kuasa.

  • Siapkan diri sendiri

Masuk ke dalam dunia bisnis, kita perlu sadar bahwa perlu perjuangan. Medan bisnis seperti hutan belantara.

Terkadang banyak hewan buas yang akan menerkam. Akan ada ilalang di perjalanan. Ada jalan yang lurus namun  lebih banyak jalan yang tidak beraturan.

Sejak memilih untuk membangun bisnis, siapkanlah hati. Siapkan diri.

  • Mengatur diri sendiri

Untuk berbisnis, tidak bisa seenaknya. Harus ada disiplin. Perlu teratur.

Misalkan saudara punya toko. Maka harus buka setiap hari. Jangan buka sehari, tutup sehari.

Orang perlu melihat saudara serius dengan melihat toko buka setiap hari. Agar saudara bisa mendapat konsumen tetap. Disiplin dan teratur juga diperlukan agar anda bisa mengatur waktu untuk pribadi dan keluarga. Ada juga waktu untuk kegiatan lainnya.

  • Mau belajar

Orang yang berbisnis adalah orang yang mau belajar. Perlu mengetahui produk, konsumen, harga, dll.

Pebisnis tidak bisa hanya mengandalkan informasi yang lama dan usang. Dunia berkembang. Informasi silih berganti. Selera manusia bisa berubah.

Pebisnis yang mau belajar akan lebih cepat beradaptasi. Adaptasi perlu dipersiapkan tuk menghadapi ketika ada perubahan, masalah, dan atau bencana datang.  Contoh: dulu warung telepon laris. Ketika pulsa telepon murah dan ada paket data internet, konsumsi meningkat. Tetapi, warung telepon ditinggalkan konsumen.

Pengusaha perlu belajar kebutuhan di daerah sekitar. Jangan bersaing dalam usaha yang pembelinya sedikit dan cenderung tidak bertumbuh.

AC atau pendingin ruangan kurang laku di dataran tinggi atau pegunungan. Karena daerah disana biasanya memiliki suhu udara dingin. Penjualan AC tentu tidak sebesar daerah yang berada di dataran rendah dan panas.

  • Rencanakan dengan baik

Menjalankan bisnis perlu rencana. Apapun jenis usahanya. Siapa yang mengelola. Siapa pembelinya. Kapan jam operasionalnya.

Pebisnis juga perlu membuat analisa sederhana kebutuhan modal dan target penjualan. Ketika menjual barang dan jasa, kita yakin bahwa ada pembelinya. Jangan menjual baju pantai di gunung.

  • Tulislah bisnis anda

Apapun bisnis anda, rajinlah mencatat. Tulislah rencananya.

Beberapa hal yang perlu dicatat adalah :

  • Uang masuk dan keluar
  • Pemasok dan pembeli
  • Harga beli dan harga jual barang dan jasa
  • Hutang piutang
  • Dan data penting lainnya

Banyak pebisnis malas dan bahkan tidak suka mencatat. Ketika bisnis masih kecil, mungkin tidak masalah.

Bisnis semakin besar, perlu semakin tertib. Karena pebisnis membutuhkan catatan tersebut untuk keperluan pajak, keperluan mengambil kredit ke bank, atau sebagai bahan evaluasi bisnis anda secara berkala.

Diatas sudah dijelaskan enam tips memulai dan menjalankan bisnis. Tidak usah ragu melangkah. Yang penting dipersiapkan.

Indonesia butuh pengusaha sebanyak-banyaknya. Selamat melangkah. Sukses bersama anda.